Akhir Sebuah Doa, Amiin

Akhir Sebuah Doa, Amiin
Ada Sebuah Cerita
pada Zaman dahulu Kala, Dimana belum Ada Manusia, belum ada Air, Belum Ada Listrik, Belum ada Tumbuhan dan Belum ada Yang bisa diceritakan.
TAMAT..
Judulnya kan Jeritan Hati,..
jadi gak bakalan Kedengeran,,
apalagi dilihat tulisannnya..hehehehe
Cari apaan?
Puisinya kan hilang, ngapain di cari???
Sambil Ku pejamkan Mata
Kutarik nafas Panjang
Kemudian Kuhembuskan kembali
Kuingat Kisah 2 Tahun Lalu
Dimana Pertama Kali
Kuberanikan Diri Robohkan Egoku Demi Ungkapkan Cinta
Masih Kuat ingatanku
Di kelas Pojok
Dimana hanya Ada Aku & Dia
Sudahlah…Aku Tak Ingin Lagi Mengingatnya…
Namun..
Tetap saja Ada hal yang Ku Ingin Bagi
Dulu 3 Nov 07
Sekarang 3 Nov 09
2 Tahun Lamanya Rasa Cinta padanya
Masih Kuat Terasa
Walaupun Selama Itu Juga
Tak Pernah Lagi Tatap Muka
Disini
Sendiri Menyepi
Mengenang Masa Itu
Terasa Pahit
Terasa Menyiksa
namun..
Terasa Kuat Begitu Indah
Merinding Rasanya Seluruh tubuh
dan Lemas Terasa
Ketika Ku dengar Tembang
Yang Mampu Membawaku ke Masa itu
“Betapa Aku Mencintaimu”
“Say You Love Me”
“Aku Kau & Kenanganku”
Mampu Membasahi Pipiku
Dengan Air Mata Kerinduan
Demi Seluruh Wanita yang Ada Di Dunia
Dialah yang Ingin Kupilih
Sulit terasa hatiku Melupakannya
Kebal Rasanya Hatiku
Oleh Ribuan Cinta yang Lain
Aku Masih Mencintainya
Sampai Kapanpun….
Sudahlah…
Itu Hanya Masa Lalu
Kini
Sambil Kubuka mata
Menghirup Nafas Lebih Panjang
dan menghembuskannya Kembali
Aku BerDoa
Semoga Aku Bisa Bertemu Dengannya lagi
Di masa yang Berbeda
dengan Cinta yang Masih Menyala
Atau kalau Tidak,
Semoga Aku Bisa Bertemu Penggantinya
Percaya Atau Tidak
Aku terus Menunggu Masa Itu
Anniversary……Semoga Cinta Kita Tetap Ada
Ya Allah..
Aku Bosan Dg Kehidupanku yang sekarang..
Bantulah Aku tuk Mengubahnya..
Agar Aku Bisa Lebih Bersyukur padaMu
Amiin
Menunggu
Menantiku ?
Apa dan Siapa Gerangan yang Kau Tunggu
Dan Ingin Apa setelah Kau Menunggu
Mengapa Kau Harus Menunggu
Apa Cinta Yang Membuatmu Begitu
Padahal
Daripada Menunggu
Mengapa Cintamu Tak Kalahkan Saja Egomu
Kau Menunggu
Penuh Harap Kembalinya Cinta Lalumu
Namun Sayang Seribu Sayang
Ketika Kau Menunggu
Selalu Kau Kandaskan Cinta dari Orang yang Kau Tunggu
Menungguku untuk kata Maafku
Bukankah dari Dulu Aku Sudah Memaafkanmu
Lantas
Hal Apalagi yang Kau Tunggu
bukankah Kau Telah Acuhkan & Melepaskanku
Bahkan
Kau Suruh Aku Tuk Cari Penggantimu
Apa Sebenarnya Maumu & Terbuat dari apa hatimu itu ?
Maka
Demi Ketenangan Hatiku
Aku Tak Ingin Lagi Mengejar & Mengemis Cintamu
Memang Benar Adanya, Bila Cintaku Untukmu Selalu ada di Hatiku
Tapi
Cukup Sudah Masa Bagiku
Untuk Mengejar Kau Yang Ku Anggap Bidadariku
Janji, Pengalaman Pahit, Balasan Darimu dan Egomu
adalah Alasan Mengapa Aku Begitu
Namun
Bila Kau Anggap Aku adalah Arjunamu
Maka
Sekaranglah Waktumu yang Harus Berlari Mengejarku
Agar Aku Tau
Cintamu Bukan Hanya Teorimu
Kejarlah Lelaki yang Kau Mau Hanya Dengan CINTAMu
Jangan Kau Minta Bantuan Pada Egomu
& Pada Rasa yang Bisa Menghancurkan Cintamu
Aku Janji
Bila Kau Sudi Mengejarku
Akulah yang Akan Memelukmu
Semoga Tuhan Membantumu
Tertanda
Orang yg Mungkin Kau Tunggu
Open Your Mask !!!
Don’t You Hide Behind Your Sweet Face !!!
Your Face Really Pretty & Sweet.
But
Your Heart Really Hideous & Black.
Whoever Won’t Know That Your Heart is Black
Before They Are Really Smart.
I Want to Ask You.
Are You One Of Sweet Face Devils ???
I Won’t Stop to Abuse You…
Dia Membuat
Yang Semestinya Indah
Menjadi Musnah
………..
Dia Membuat
Yang Seharusnya Cinta
Menjadi Lara
…………
Dia Membuat
Yang Semestinya Aku Pendiam
Menjadi Pendendam
……………
Dia Bara Hatiku
…………..
Aku Akan Bahagia
Andai Dia Menderita
………
Tanpa Ku harapkan kau telah mengunci hatiku untuk wanita lain, hingga tak seorangpun mampu singgah di 1 hatiku. Tak tau kau pakai kunci apa, sehingga akupun sangat sulit membuka hatiku kembali. Namun sayang, hatiku yang kau kunci kau tuliskan dengan tinta warna hitam darah tentang semua rasa dari Penantian, Kekecewaan dan segala Coretan Sakit Hati yang sampai kini Takkan Ada Habisnya. Namun walaupun demikian itu terasa sangat indah bagiku.
Tanpa Kusesali itu semua, aku mencoba membuka lembaran baru sesuai permintaanmu, Walaupun sulit bagiku. Mungkin untuk saat ini dan kedepannya, akan ku sambut dengan hangat Para Hawa yang Sudi mengetuk Hatiku dan Kuharap masih ada Bidadari yang lebih segalanya darimu agar mampu membuka kunci hati yang mungkin sudah berkarat. Namun sebagai Bukti Cintaku, sebelum aku melukis lembaran baru, telah aku kosongkan beberapa halaman sebelumnya dari hatiku, berharap suatu saat bisa kau isi kembali dengan kau yang berbeda dan dengan Tinta yang Indah pula.
Tanpa kuharapkan kau pernah bilang ‘Aku bakal melepasmu kalau kau sudah bisa cinta dengan Wanita lain’. Oke…akan ku coba Lelucon itu, dan kau juga pernah berkata ‘Kalo kamu suka padaku,Lupain Aku, cuma itu yang bisa buat aku Tenang’. Entah bagaimana jalan pikiranmu waktu itu, tapi aku akan mencintai wanita lain demi Cintaku Padamu. Mencintaimu harus Mencintai Wanita Lain adalah bukti nyata cintaku, karena itu yang kau minta. Namun jangan sampai kau menyesal dan sakit hati bila suatu saat aku tak sendiri lagi, karena aku juga manusia biasa yang butuh Bukti Nyata dari Adanya Cinta.
Mencintaimu Harus melupakanmu. Aku sudah membuka hatiku untuk semua wanita tak terkecuali kau. Selalu ada ruang khusus dihatiku untukmu.
Mantan kekasihku, jangan Kau Lupakan Aku, Bila suatu saat nanti kau Mencintaiku..Isi…isi Lembaran Kosongku.