Tuhan……..
Aku Mohon
Perintahkan kepada Angin, kepada Air dan kepada Panasnya Matahari serta pada Dinginnya Malam untuk Menyampaikan Pesan Padanya
Bahwa
Rasa Cinta Padanya Tak Pernah dan Tak Mungkin Hilang Keberadaannya
Sekarang ataupun Dulu, Rasa ini Tetap Ada dan Selalu Ada dan Tak Ada yang Bisa Menghilangkannya ataupun Menggantikannya
Aku Tak Kuat dengan Terlalu Tebalnya Patamorgana
Aku Tak Kuat dengan Terlalu Besarnya Rasa Cinta
Aku Terpanggang dalam Bekunya Rasa Rindu
Aku Menderita,
Merintih
Dan Ingin Menjerit, Kapan Semua ini Akan Berhenti
Aku Ingin Bersamanya
Aku Sangat Merindukannya
Aku tak Ingin Hidup,
Melainkan ditemaninya
Tuhan……..
Aku Mohon dengan Sangat
Ilhami Hatinya, Tiupkan Nafas CintaMu untuknya, Fahamkan Dia
Bahwa
Walau Dulu Aku Pernah Disakitinya
NAMUN
Tak Ada Niat Sekecil Apapun untuk membalasnya
Tak Ada Keinginan untuk Melukainya, Tak Ada, Tak Ada dan Tak Ada Sedikitpun Rasa Dendam Padanya
Fahamkan Hatinya Tuhan……
Bahwa
Rasa Dendam Tak Pernah Ada
Walaupun Kelihatan Ada
NAMUN
Itu Hanya Prasangka
Karena Hanya Ada Satu Rasa Untuknya Yaitu CINTA
Aku Mencintainya Setelah MencintaiMU Tuhan…..
KarenaMU, Aku Mencintainya, Aku Mencintainya dan Aku Mencintainya
Aku Menunggu Suatu Hari dimana KAU Satukan Aku dan Dia
Aku Menunggu Hari itu
Karena Aku dan Dia Saling Cinta
Sampaikan Pesan Rintihanku ini Kepadanya……..


























